Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Ribuan Kera Serbu Permukiman dan Lahan Pertanian, Warga Tiyuh Karta Tuntut Solusi...

Ribuan Kera Serbu Permukiman dan Lahan Pertanian, Warga Tiyuh Karta Tuntut Solusi dari Pemerintah

835
0

TULANG BAWANG BARAT, LAMPUNG.SUMSELNEWS.CO.ID | Ribuan kera menyerbu permukiman dan lahan pertanian di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA), Provinsi Lampung, memicu keresahan dan kerugian besar bagi masyarakat setempat.

Kawanan kera yang diduga dilepas oleh pihak oknum di kawasan Taman Seribu Batu tersebut kini jumlahnya meningkat drastis, dari ratusan menjadi ribuan ekor. Selain merusak tanaman seperti singkong, padi, dan jagung, kawanan hewan liar ini juga nekat masuk ke atap rumah warga, menciptakan rasa tidak aman di lingkungan permukiman.

“Tanaman seperti singkong, padi, dan jagung menjadi sasaran utama. Habis semua,” keluh Asiriyus, salah satu warga Tiyuh Karta.

Keluhan serupa datang dari Sodri, warga lainnya yang mengaku kesulitan menjaga lahan pertaniannya karena keterbatasan waktu dan aktivitas sosial lainnya. “Ketika ada keperluan sosial seperti melayat atau hajatan, ladang dibiarkan tanpa penjagaan, sehingga kera dengan mudah menyerang,” jelasnya.

Kondisi ini mengakibatkan kerugian ekonomi bagi petani yang mengandalkan hasil panen sebagai sumber utama penghidupan. Tak hanya itu, keberadaan ribuan kera di sekitar permukiman juga dianggap membahayakan keamanan warga, terutama anak-anak dan lansia.

Warga mendesak pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan dinas terkait untuk segera bertindak dan memberikan solusi konkret. Mereka meminta agar kawanan kera dipindahkan dari sekitar Tiyuh Karta mengingat wilayah tersebut sudah tidak memiliki kawasan hutan yang memadai sebagai habitat alami bagi hewan liar tersebut.

“Kami harap pemerintah segera turun tangan. Kalau tidak ada solusi, kami terpaksa ambil tindakan sendiri. Bisa kami racun atau tembak dengan senapan angin,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.

Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai langkah penanganan atas gangguan yang ditimbulkan kawanan kera tersebut.

Reporter: Madi
Editor: Redaksi SumselNews


 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini