Tulang Bawang – Dari kampung untuk keluarga, dari keluarga untuk kemajuan daerah. Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Pencanangan dan Pembinaan Desa TAPIS di Kampung Panca Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, Jumat (24/7/2026).Kegiatan ini secara resmi dicanangkan oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M.

DESA TAPIS: GERAKAN PEMBERDAYAAN DARI HULU KELUARGA
Desa TAPIS merupakan singkatan dari Desa kesejahTeraan keluarga untuk Lampung maju Indonesia emas. Program ini menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga di tingkat kampung.
Rangkaian kegiatan di Panca Tunggal Jaya meliputi peninjauan Pojok Baca dan produk UMKM masyarakat lokal, kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui pemeriksaan kesehatan umum, hingga kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulang Bawang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP Provinsi Lampung Ny. Agnesia Bulan Marindo, Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., Ketua DWP Kabupaten Tulang Bawang Ny. Ida Seprida Haryanto, S.E., M.Ec.Dev., jajaran TP PKK tingkat provinsi dan kabupaten, serta seluruh masyarakat Kampung Panca Tunggal Jaya yang antusias mengikuti acara.
HERLINAWATI QUADROTUL: APRESIASI DAN KOMITMEN PEMBINAAN BERKELANJUTAN
Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., menyampaikan salam hormat dan salam takzim dari Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang kepada Ketua TP PKK Provinsi Lampung beserta rombongan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja TP PKK Provinsi Lampung sekaligus ucapan terima kasih karena Kabupaten Tulang Bawang kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan program Desa TAPIS.”Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kabupaten Tulang Bawang menjadi motivasi bagi seluruh jajaran TP PKK dan masyarakat untuk terus meningkatkan pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di tingkat kampung,” ujar Ny. Herlinawati.







