KALIANDA | Terkait sejumlah pemukiman penduduk di beberapa desa di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan ditengarai dijadikan lahan penambangan batuan ilegal untuk pasokan kegiatan Pembangunan Pengaman Pantai Kalianda, pemilik pekerjaan Edy Beringin saat dikonfirmasi membantah.

Dikatakan Edy, dia hanya membantu di lapangan. Terkait pekerjaan dia menyebutkan 2 pihak lain dalam tahap awal pekerjaan tersebut.
“Saya bantu-bantu di lapangan. Itu punya kerjaan pak Budi dan Irul,” kata Edy dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Rabu 8 Juni 2022.
Kendati demikian, Edy saat dikonfirmasi mengenai peruntukan eksploitasi batu di Desa Batu Balak Kecamatan Rajabasa, menyarankan agar menghubungi kepala desa setempat, Rusdi Edward.
“Langsung saja ke kepala desa,” elak Edy.
Terpisah, Rusdi Edward saat dihubungi mengaku sedang dalam kondisi tidak sehat. Dia meminta agar datang langsung balai desa untuk menemui sekretaris desa.
“Datang aja ke balai desa, temuin sekdes dan Dendy. Saya lagi kurang sehat,” kelit Rusdi.
Sebelumnya, di salah satu lahan yang ditengarai menjadi lokasi kegiatan ilegal minning yang tepatnya berada di kompleks kantor Desa Batu Balak, Kecamatan Rajabasa, tim mendapatkan 3 alat berat dan sejumlah operator sedang beroperasi. Alhasil, sejumlah fasilitas jalan terpantau menjadi rusak.
Salah satu operator alat berat (Bekgo), Jaya mengungkapkan bahwa dia bersama sejumlah rekannya telah eksplorasi di sejumlah lahan warga tersebut sejak 2 pekan silam.
“Saya hanya operator alat berat. Yang punya pekerjaan pak Edi namanya. Saya kurang paham soal perizinan. Yang jelas, yang kami ambil batunya ini lahan warga yang sudah sepakat dilakukan pembayaran,” ujar Jaya saat ditemui di lokasi, Selasa petang 7 Juni 2022.
Namun demikian, Jaya mengaku tidak memiliki nomor kontak Edi selaku pemilik pekerjaan. Menurut Jaya, agar dapat langsung ke kantor perusahaan tersebut di depan Indomaret Waymuli.
Sementara, Kapolres Lampung Selatan AKB Edwin SH S.IK belum dapat dimintai konfirmasi. Dihubungi melalui kontak aplikasi pesan WhatsApp belum tersambung.
( Irul/tim )






