TULANG BAWANG | Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2022 Kampung Bina Bumi Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang menjadi pertanyaan publik .
Diduga anggaran DD Kampung Bina Bumi tahun 2021/2022 diduga fiktip oleh Kepala Kampung Bina Bumi Sudarjo dan banyak kejanggalan.
Hal tersebut dinilai saat pantauan di lapangan Ketua LSM Sinergi Lampung Tarmizi MN bersama rekan media menemui beberapa titik kejanggalan.
Seperti kegiatan penyelengaraan pos keamanan desa/ronda dengan nilai Rp.29.729.730., pengembangan informasi desa Rp.12.833.333, Penyelenggaran posyandu (Makan tambahan, kelas ibu hamil, lansia dan insentif posyandu) Rp.13.684.211,Penanunglang Bencana, Rp.32.729.400, Keadaan mendesak Rp. 313.200.00 dan anggaran Bantuan bibit Ikan/pakan Rp.117.950.417 dan
Pembagunan dan rehablitas peningkatan keramba kolam dengan Rp.38.126.000.
Menurut Tarmizi Ketua LSM Sinergi anggaran DD tersebut diduga difiktipkan.
Pasalnya menurut warga Kampung Bina Bumi,setiap ronda malam tidak pernah diberikan gaji oleh kepala kampung Sudarjo, jangankan gaji,rokok pun tidak pernah sekali, hanya sebatas kopi yang diberikan oleh kepala kampung.
“Setiap ronda kita selalu membawa bekal sendiri, untuk kopi maupun rokok, kalau kampung hanya kopi, itu pun jarang,” ujar warga bina bumi setempat saat di wawancara, Jum’at (08/07/2022).
Selain warga Kepala Dusun (Kadus) Bina Bumi juga membenarkan, bahwa tidak ada yang diberikan oleh kepala kampung saat warga pos ronda,”
” Benar saat pos ronda malam, warga tidak pernah di gaji/ataupun di beri uang rokok, melainkan bawa bekal untuk ngeronda malam, karena kepala kampung hanya memberikan sebatas, “ucap Kadus.
Kadus juga menjelaskan, untuk pos jaga malam tidak anggarannya, “karena yang ngeronda,setiap malam satu pos minimal 5 orang maksimal 7 orang,”
Dan saat tanya awak media dan LSM untuk kegiatan pos yandu dilakukan dari kampung atau dari puskesmas dan bencana ..?
Kadus Kampung Bina Bumi pun menjelaskan bahwa kegiatan pos yandu dari puskesmas dan untuk bencana kampung bina tidak pernah ada,.
,”Kalau kegiatan posyandu dan kegiatan ibu hamil, dan lansia itu dari puskemas langsung pak, bukan dari kampung dan kampung bina tidak pernah terjadi bencana, aman saja kampung bina bumi melainkan rawa pitu yang bencana karena musibah angin puting beliung ungkap Kadus.
Ditempat yang sama Tarmizi Ketua LSM Sinergi Lampung meminta kepada DPMK, APIP dan APH untuk panggil Kepala Kampung Bina Bumi Sudarjo.
Karena sudah keterangan warga dan Kadus bahwa tidak ada anggaran untuk pos ronda, dan anggaran posyandu bumil dan lansia, tetapi di anggarkan kepala kampung,sudah jelas diduga fiktip belum anggaran yang lain kata Tarmizi.
Ketua LSM Sinergi Lampung Tarmizi akan melaporkan anggaran DD Kampung Bina Bumi, “Saya akan melaporkan ke DPMK,APIP dan APH dan akan saya kawal sampai tuntas,”
Ditempat terpisah kepala kampung bina bumi sudarjo saat di konfirmasi dan saat temui awak media, Kepala Kampung Sudarjo susah ditemui awak media,dan di komfirmasi melalui telpon sedang di alihkan dan komfirmasi melalui WA di blokir sehingga awak media komfirmasi melalui pesan SMS, walaupun terkirim tapi tidak di respon oleh kepala kampung Sudarno.
Sehingga berita ini di terbitkan belum ada komfirmasi dari Kepala Kampung Bina Bumi agar akurat dan berimbang.
Laporan : (G/Affyt)





