Beranda Nasional Sumatera Selatan Dana BOS Disorot, Kondisi UPTD SDN 2 Suka Mukti Memprihatinkan

Dana BOS Disorot, Kondisi UPTD SDN 2 Suka Mukti Memprihatinkan

1050
0

OGAN KOMERING ILIR – Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di UPTD SDN 2 Suka Mukti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah muncul dugaan ketidaksesuaian antara realisasi anggaran pemeliharaan sekolah dengan kondisi fisik bangunan yang dinilai memprihatinkan.

Berdasarkan hasil pantauan tim media di lokasi, sejumlah fasilitas sekolah tampak mengalami kerusakan.

Dinding bangunan terlihat kusam, beberapa bagian plafon dilaporkan rusak, sejumlah jendela ditutup menggunakan papan kayu, serta fasilitas sanitasi siswa tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bahkan, salah satu kamar mandi disebut dimanfaatkan sebagai tempat penumpukan sampah.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, anggaran dana BOS untuk komponen pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah tercatat sebagai berikut:
Tahun 2024 Tahap I: Rp21.371.000
Tahun 2024 Tahap II: Rp30.268.000
Tahun 2025 Tahap I: Rp31.170.000
Tahun 2025 Tahap II: Rp2.917.000
Temuan tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah warga terkait efektivitas penggunaan anggaran pemeliharaan.

Beberapa warga mengaku tidak melihat adanya perbaikan fisik yang signifikan selama kurun waktu tersebut sehingga muncul dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pemanfaatan dana BOS.

Namun demikian, hingga berita ini disusun, dugaan tersebut belum dapat dibuktikan dan belum ada pernyataan resmi maupun hasil pemeriksaan dari aparat penegak hukum atau instansi berwenang yang menyatakan telah terjadi tindak pidana korupsi.

Tim media juga berupaya memperoleh konfirmasi dari mantan Kepala UPTD SDN 2 Suka Mukti, Malik, maupun pihak sekolah terkait penggunaan anggaran dana BOS dimaksud. Apabila telah diperoleh, tanggapan yang bersangkutan akan dimuat sebagai bagian dari pemberitaan sesuai prinsip keberimbangan dan hak jawab sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Inspektorat Daerah, serta aparat berwenang melakukan klarifikasi, audit, dan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi penyimpangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pengelolaan dana BOS berlangsung secara transparan, akuntabel, dan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan.

Tim Media dari Ogan Komering Ilir./DHM

Berikut Hasil Klarifikasinya :Klarifikasi Mantan Kepala Sekolah SDN 2 Suka Mukti, Terkait Sorotan Pembangunan  

Mantan Kepala Sekolah UPTD SDN 2 Suka Mukti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Pak Halik, menyampaikan klarifikasi atas pemberitaan yang menjadi sorotan publik terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024 dan 2025.

Dalam keterangannya kepada rekan-rekan media, Pak Halik menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penyalahgunaan dana BOS tersebut tidak benar. Ia menyebut persoalan yang muncul hanyalah akibat kesalahpahaman atau miskomunikasi antara pihak media dengan dirinya selaku mantan kepala sekolah.

“Saya ingin masyarakat mengetahui bahwa tidak ada penyalahgunaan dana BOS seperti yang diberitakan. Kesalahpahaman ini sudah saya klarifikasi, dan saya berharap tidak lagi menjadi sorotan publik yang negatif,” jelas Pak Halik.

Pak Halik berharap masyarakat, khususnya di Kecamatan Mesuji dan Desa Sukamukti, dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi sehingga tidak menimbulkan spekulasi negatif terhadap pihak sekolah.

Adapun harapan Pak Halik dalam klarifikasi ini adalah sebagai berikut:

Masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar.

Tidak muncul spekulasi negatif terhadap pihak sekolah.

Kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana BOS dapat tetap terjaga.

Di akhir klarifikasinya, Pak Halik menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama ini serta menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi positif bagi dunia pendidikan di daerahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini