Beranda Bandar Lampung Gubernur Lampung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat AI dan Digitalisasi

Gubernur Lampung Dorong UMKM Naik Kelas Lewat AI dan Digitalisasi

515
0

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Lampung di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026).

Kegiatan dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong dan diikuti sekitar 220 pelaku UMKM. Hadir dalam kesempatan itu jajaran PNM, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyebut UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Menurutnya, sekitar 51 persen perputaran ekonomi Lampung ditopang oleh sektor UMKM, dengan jumlah pelaku usaha mencapai sekitar 498 ribu UMKM.

Ia menjelaskan, struktur ekonomi Lampung masih didominasi sektor pertanian yang berkontribusi sekitar 28 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Stabilitas harga komoditas selama 2025 juga dinilai mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan UMKM.

Meski demikian, Gubernur mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, mulai dari keterbatasan manajemen usaha, akses pemasaran, hingga daya saing produk.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam pengelolaan usaha.

“Teknologi harus kita manfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, mulai dari pengelolaan keuangan, pemasaran, hingga peningkatan kualitas produk agar UMKM semakin kompetitif,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyoroti besarnya potensi sektor pariwisata sebagai pasar bagi produk UMKM lokal. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, ia berharap produk-produk unggulan Lampung mampu menjadi pilihan utama sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh pelaku usaha daerah.

Sementara itu, Direktur Bisnis PNM Kindaris mengatakan kegiatan PKU Akbar tahun ini mengusung tema “AI untuk UMKM, Lebih Efisien dan Lebih Untung” sebagai upaya membekali pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Menurutnya, PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan pelatihan melalui penguatan modal finansial, intelektual, dan sosial.

Selama lima tahun terakhir, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp346 triliun kepada lebih dari 22 juta nasabah di Indonesia. Khusus di Provinsi Lampung, PNM tercatat memiliki sekitar 466 ribu nasabah aktif dengan total penyaluran pembiayaan mencapai Rp17,8 triliun. Pada 2026, PNM menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp3 triliun serta pelaksanaan 1.796 kegiatan pelatihan bagi sekitar 71 ribu nasabah.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Lampung semakin siap memanfaatkan teknologi digital dan AI untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta memperkuat daya saing di era ekonomi digital.

Sumber: Kominfo Provinsi Lampung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini