Beranda Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Gubernur Provinsi Lampung Kunker ke Tubaba Berbagai Program Bantuan Tersalurkan

Gubernur Provinsi Lampung Kunker ke Tubaba Berbagai Program Bantuan Tersalurkan

1373
0

TULANG BAWANG BARAT Lampung.sumselnews.co.id |Gubernur Provinsi Lampung Ir. Arinal Djunaidi melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) pada, Selasa (26/7/22).

Kunker Gubernur Arinal Djunaidi dalam rangka peluncuran implementasi Program Elektronik Kartu Petani Berjaya (E-KPB) yang terintegrasi dengan Program Smart Village melalui 14 perangkat daerah di provinsi Lampung kepada masyarakat kelompok tani, industri kecil menengah di kabupaten Tubaba.
dilaksanakan di Pasar Modern Pulung Kencana, kecamatan tulang bawang tengah (TBT).

 

Hadir bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi antara lain, Anggota Komisi IV DPR RI H. Hanan A Rozak, anggota DPD RI Bustami Zainuddin, Dirut Bank Lampung Presly Hutabarat, penjabat Bupati Tubaba Zaidirina, mantan Bupati Tubaba Umar Ahmad dan sejumlah pejabat Provinsi Lampung.

“Pada kegiatan hari ini juga, saya mengalokasikan bantuan untuk Kabupaten Tubaba di sektor Tanaman pangan, Peternakan, Perkebunan, Sosial, Pendidikan, Kesehatan, UMKM, dan sektor lainnya, sebagaimana telah saya serahkan secara simbolis dan kita saksikan bersama. Teriring harapan semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat di TulangBawang Barat.”kata Arinal.

Kedatangan orang nomor satu tersebut di Kabupaten bertajuk Ragem Sai Mangi Wawai disambut dengan pengalungan selempang dan Tarian Nenemo oleh Sanggar Pakem Tubaba.

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Arinal menyatakan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut adalah bukti bahwa Program KPB dan Smart Village telah dilaksanakan di Kabupaten Tubaba.

“Saya mengapresiasi kepada Penjabat Bupati Tulangbawang Barat, atas terselenggaranya acara ini, yang merupakan bukti bahwa Program Kartu Petani Berjaya (KPB) dan program Smart Village telah dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” kata Arinal.

Menurut Gubernur, Visi Provinsi Lampung adalah: “Rakyat Lampung Berjaya” dengan salah satu program unggulan untuk mendorong kesejahteraan petani adalah Program Kartu Petani Berjaya yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020.

“Saya menginisiasi Program KPB dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan melalui kemudahan perolehan sarana produksi pertanian, akses permodalan, pembinaan manajemen usaha, penanganan panen dan pasca panen, serta pemasaran hasil usaha pertanian. Dalam pelaksanaannya, Program KPB berbasis teknologi informasi,” terang Gubernur.

Dalam sambutannya Gubernur juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan Program KPB hingga saat ini, sebagai berikut :

1. Transaksi penebusan pupuk; Rp. 9,9 Milyar.

2. Realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB sebesar Rp 230 Milyar kepada 6.717 Debitur.

3. Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 4.896 Ha.

4. Asuransi Usaha Tani Sapi/Kerbau; 2.500 ekor.

5. Asuransi Petani Lansia; 1.176 Petani.

6. Asuransi BPJS Ketenagakerjaan 1000 pekebun.

7. Asuransi Nelayan Berjaya 1.150 orang.

8. Pemberian Beasiswa bagi 100 Mahasiswa Unila, 122 Mahasiswa Polinela dan 186 Mahasiswa UBL.

“Capaian-capaian itu tentunya perlu terus ditingkatkan. Oleh karenanya, saya mengajak seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses pertanian, secara bersama-sama memperkuat sinergi dan kerjasama untuk mengoptimalkan implementasi Program KPB di Provinsi Lampung.”himbau Gubernur Arinal

Adapun bantuan yang diberikan oleh Gubernur pada kegiatan tersebut meliputi, bantuan peningkatan populasi ternak dan pengembangan unggas lokal.

Kemudian bantuan pemasyarakatan benih holtikultura bermutu (6000 batang bibit alpukat dan durian), budidaya padi kaya gizi, benih padi, jagung, dan rehabilitasi jaringan irigasi serta bantuan lainnya di bidang pertanian.

Ia juga memberikan bantuan dibidang sosial, pendidikan, kesehatan, sarana-prasarana untuk UMKM, bantuan sertifikasi halal, bantuan pengembangan desa, perbaikan gizi masyarakat, revitalisasi sarana pendidikan, preservasi jalan, rekonstruksi jalan, dan Rehabilitasi Jalan dan jembatan, serta banyak bantuan lainnya.

“Kita memang harus melakukan langkah-langkah yang luar biasa, harus cepat, harus inovatif, bukan cara-cara yang rutin seperti biasanya, agar program-program pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan kemanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat.”ucapnya. (Madi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini