Beranda Bandar Lampung Mesuji Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan RS Purihusada Tama, Dinkes Diminta Turun Tangan

Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan RS Purihusada Tama, Dinkes Diminta Turun Tangan

714
0

Mesuji, Lampung – Keluarga pasien mengeluhkan pelayanan di Rumah Sakit Purihusada Tama yang berlokasi di Desa Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji. Keluhan tersebut disampaikan menyusul dugaan keterlambatan penanganan medis terhadap seorang pasien anak, pada Sabtu (28/12/2025).

Menurut keterangan orang tua pasien, cairan infus anaknya diketahui telah habis sekitar pukul 09.00 WIB. Namun hingga keesokan paginya sekitar pukul 08.00 WIB, belum terlihat adanya perawat yang datang ke ruang perawatan untuk melakukan penggantian cairan infus. Pihak keluarga mengaku telah berulang kali mendatangi ruang perawat, namun belum mendapatkan respons yang diharapkan.

Karena merasa khawatir terhadap kondisi anaknya, orang tua pasien sempat meluapkan emosinya kepada petugas medis. Namun, berdasarkan penuturan keluarga, perawat menyampaikan bahwa penggantian cairan infus tidak dapat dilakukan pada waktu tersebut.

Merasa tidak mendapatkan kepastian pelayanan, orang tua pasien akhirnya memutuskan untuk membawa anaknya ke Rumah Sakit Mutiara Bunda Unit 2 di Kabupaten Tulang Bawang guna mendapatkan penanganan lanjutan.

“Kami sudah membayar biaya perawatan, tetapi pelayanan yang diterima dinilai tidak transparan dan lambat. Ini menyangkut keselamatan pasien,” ujar orang tua pasien kepada wartawan.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji untuk mengambil langkah tegas dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan Rumah Sakit Purihusada Tama. Mereka menilai pengawasan perlu diperketat agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat layanan kesehatan berkaitan langsung dengan nyawa manusia.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Rumah Sakit Purihusada Tama yang disebut berada di bawah penanggung jawab dokter Lusi, belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Upaya konfirmasi akan terus dilakukan guna mendapatkan penjelasan dari pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan setempat.

Laporan: MKL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini