Beranda Info Lampung Pringsewu Peringati 1 Muharam 1447 H, Pekon Sumberejo Hidupkan Budaya Lewat Seni, Doa,...

Peringati 1 Muharam 1447 H, Pekon Sumberejo Hidupkan Budaya Lewat Seni, Doa, dan Wayang Kulit

1746
0

Dok gambar /Darmawan


PRINGSEWU [ Sahabat.sumselnews.co.id] – Pekon Sumberejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menyulap Balai Pekon menjadi pusat kemeriahan pada Rabu (2/7/2025). Dalam satu hari penuh, warga memperingati tiga momen penting sekaligus: Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, dan HUT Pekon Sumberejo ke-13.

Acara dimulai sejak pagi dengan pentas seni anak-anak dari PAUD, TK, hingga SD yang menampilkan tari kreasi dan hiburan menarik lainnya. Para ibu-ibu pun unjuk kebolehan lewat pertunjukan kreatif hasil karya kelompok perempuan setempat.

Suasana Kemeriahan Pagelaran wayang kulit di Pekon Sumberejo kecamatan Pagelaran, (dok.Darmawan)

Memasuki siang, suasana berubah khidmat dengan kegiatan doa bersama dan tausiah. Di sesi ini, warga diajak merenungi makna pergantian tahun Hijriah sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman.

Dari pukul 13.00 hingga sore, panggung kembali hidup dengan penampilan Paguyuban Sekar Flamboyan yang membawakan lakon drama tradisional Sri Mulih. Penampilan ini sukses menyedot perhatian warga dari berbagai usia.

Tak berhenti di situ, malam harinya acara berlanjut dengan pembukaan resmi, pembagian doorprize, dan sajian utama: pentas seni wayang kulit semalam suntuk bersama dalang kondang Ki Kecuk Susilo. Ia membawakan lakon “Temurune Wahyu Joyodiningrat”, yang mengisahkan turunnya wahyu kebijaksanaan kepada pemimpin sejati.

Kepala Pekon Sumberejo, Firly, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme warga dan kerja keras panitia.

“Ini adalah perayaan milik kita bersama. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus menjadi tradisi tahunan yang menguatkan kebersamaan, nilai budaya, dan keagamaan masyarakat,” tuturnya.

Salah satu warga,  mengatakan bahwa acara seperti ini sangat dirindukan oleh masyarakat.

“Lengkap, ada pentas anak-anak, doa, hiburan siang dan malam. Semua senang. Terasa guyub dan hidup,” ucapnya.

Dengan semangat gotong royong, perayaan ini menjadi bukti bahwa Pekon Sumberejo terus bergerak maju menjaga budaya, mempererat silaturahmi, dan membangun desa dengan semangat kebersamaan.

Penulis | Editor: Darmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini