Beranda Info Lampung Pringsewu Pringsewu Genjot Posyandu Aktif, Bupati Riyanto : Wujudkan Layanan Kesehatan Menyeluruh

Pringsewu Genjot Posyandu Aktif, Bupati Riyanto : Wujudkan Layanan Kesehatan Menyeluruh

833
0

Keterangan Foto: Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menjalani pemeriksaan kesehatan dalam rangkaian kegiatan Germas melalui Gerakan Posyandu Aktif di Lapangan Merdeka, Pekon Fajarmulia, Selasa (6/5/2025). (Ist)


PRINGSEWU | http://Lampung.sumselnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mengakselerasi transformasi layanan kesehatan primer melalui penguatan peran Puskesmas dan Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Hal ini ditegaskan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, saat membuka kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui Gerakan Posyandu Aktif di Lapangan Merdeka, Pekon Fajarmulia, Kecamatan Pantura, Selasa (6/5/2025).

“Transformasi sistem layanan kesehatan kita dorong melalui pendekatan berbasis siklus hidup, dengan menyentuh semua kelompok usia—mulai dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa, hingga lansia,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, keberhasilan sistem layanan primer tak bisa hanya bertumpu pada sektor kesehatan, melainkan butuh keterlibatan aktif lintas sektor, termasuk pemerintah desa dan elemen masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Umi Laila, Ketua DPRD Suherman, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra, Ketua TP-PKK Ny. Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas, dan unsur Forkopimda lainnya.

 

Lebih jauh, Bupati mengungkapkan bahwa digitalisasi layanan akan menjadi penguat utama dalam pemantauan wilayah setempat (PWS). Setiap pekon akan dilengkapi dengan sistem dashboard kesehatan guna meningkatkan respon layanan terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya membangun budaya hidup sehat di lingkungan keluarga sebagai fondasi utama. Germas, katanya, menjadi gerakan strategis dalam mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kesehatannya sendiri.

Program Germas yang dijalankan mencakup aktivitas fisik rutin, konsumsi gizi seimbang, cek kesehatan berkala, tidak merokok, menjaga kebersihan lingkungan, serta menjauhi zat adiktif.

“Ketika masyarakat terbiasa hidup sehat, maka beban sistem kesehatan akan berkurang, dan kualitas hidup meningkat,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat, Kabupaten Pringsewu berharap menjadi contoh nasional dalam penguatan layanan kesehatan dari tingkat paling bawah.

(Darmawan)


 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini