Beranda Tanggamus Yuk Awasi…!!!  Proyek Normalisasi Sungai Di Pekon Kiluan Tanggamus, Diduga Ada Kecurangan

Yuk Awasi…!!!  Proyek Normalisasi Sungai Di Pekon Kiluan Tanggamus, Diduga Ada Kecurangan

1032
0

TANGGAMUS – Keberadaan proyek normalisasi Sungai di Dusun Sukamahi Pekon  Kiluan Negri Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung milik  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten setempat di duga ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak kontraktor sehingga akan merugikan masyarakat yang terdampak banjir dan uang Negara.

Pasalnya berdasarkan investigasi media online  di lokasi ini di temukan tumpukan pasir dan tidak di temukan adanya bahan pengecoran mengunakan Batu seplit sebagi bahan utama melakukan pengecoran.Sedangkan dalam pekerjaan ini sudah beberapa bagian yang di lakukan pengecoran oleh pihak pekerja. Tentunya dengan adanya masalah ada indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pihak kontraktor yang melakukan pembanguan ini.

Saat di konfirmasi dengan Hakim selalu kepala pelaksana pekerja lapangan mengatakan, “soal papan plang proyek dan tidak nya mengunakan batu split, saya tidak tau menau mas,saya apa yang ada di sini saya kerjakan sesuai dengan intuksi bos,”kata nya.

Untuk diketahui bersama, tidak terpasangnya Palang Papan proyek di pekerjaan ini sudah jelas pelaksanaan pekerjaan proyek negara, papan proyek diharuskan ada terdapat pada lokasi pekerjaan, karena merupakan kewajiban sesuai dengan Kepres No. 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, sehingga masyarakat akan mudah melakukan pengawasan terhadap proyek yang sedang dikerjakan.

“Sepanjang kurang lebih 266  Meter pekerjaan ini memang tidak mengunakan batu Seplit untuk bahan pengecoran dikarnakan sudah menggunakan pasir Teluk Kaur yang kualitasnya lebih bagus dari pengecoran menggunakan batu Seplit ,”kata Hakim saat di temui di lokasi belum lama ini.

Ditambahkan oleh Solham selaku warga setempat mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pengecoran memang tidak menggunakan bahan baku batu seplit lataran telah mengukan bahan Pasir campuran batu yang berasal dari Teluk Kaur di wilyah ini.

“Kalau masalah Batu Seplit untuk bahan pengecoran saya tidak tau menau, karna untuk bahan pengecoranya mengunakan pasir Teluk Kaur dan ini telah di lakukan Tes Leb hasilnya di akui,”ucapnya.

Proyek dengan velume panjang 850 meter dan ketinggian 2,30 meter dengan pekerjaan yang hampir 40%, dan masyarakat setempat hanya sebatas menyuplay matrial untuk pembanguan proyek ini selebihnya dirinya tidak tau kalau dalam penggunana pengecoran harus menggunkan bahan batu seplit.

“Kami disini hanya sebagai sulpay matrial  berupa pasir, kalau masalah lain  itu kami tidak tahu menau .Tapi kalau untuk pengecoran memang mengunakan batu campuran pasir dari Teluk Kaur yang ada di wilayah ini,”tegasnya.

Sampai berita ini di turunkan  selaku PPTK dalam kegitan ini yang di ketahui bernama  Sabar belum bisa di mintai keterangan meskipun sudah beberapa kali wartawan media online ini mengkonfirmasi melalui sambungan telpn dan Whastaap nya tidak ada respon begitu juga selaku kontraktor dalam kegiatan ini belum bisa di mintai keterangan.(Suf/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here