Beranda Bandar Lampung Mesuji Masyarakat Wiralaga Desak PT BTLA Jelaskan Mekanisme CSR dan Penyelesaian Lahan

Masyarakat Wiralaga Desak PT BTLA Jelaskan Mekanisme CSR dan Penyelesaian Lahan

2290
0

Saat Masyarakat Wiralaga Desak PT BTLA Jelaskan Mekanisme CSR dan Penyelesaian Lahan. (Dok .MK)


MESUJI, Lampung – Masyarakat Desa Wiralaga, Kecamatan Mesuji, Lampung, melakukan kunjungan ke Kantor PT Bangun Tata Lampung Asri (BTLA) untuk meminta penjelasan tentang mekanisme pemberian Corporate Social Responsibility (CSR) dan penyelesaian lahan problem masyarakat.

Kunjungan ini dilakukan oleh masyarakat Desa Wiralaga dan insan pers, yang diterima oleh manajemen PT BTLA, Wartopo, Wayan, dan beberapa staf kantor serta security.

Masyarakat Desa Wiralaga meminta PT BTLA untuk menjelaskan mekanisme CSR yang diberikan kepada masyarakat, apakah berupa bangunan fisik, sembako, atau uang. Mereka juga meminta penyelesaian lahan problem masyarakat yang baru ditanami.

Salah satu warga Desa Wiralaga mengatakan bahwa masyarakat di buat bingung tentang aturan pemberian CSR dan penyelesaian konflik lahan mereka. “Kami meminta perusahaan untuk menjelaskan mekanisme CSR itu apa, berupa bangun fisik, apa sembako, apakah berupa uang, sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) yang berlaku,” ucapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Wiralaga, RR, mengatakan bahwa Desa Wiralaga 1 dan Wiralaga 2 merupakan salah satu desa binaan PT BTLA. “Kami meminta kepada PT BTLA kepastian untuk areal problem apabila tidak ada kepastian maka lahan tersebut akan digarap kembali oleh masyarakat, karena sampai sekarang masyarakat belum mendapatkan hasil kesepakatan dari pihak perusahaan,” ujarnya.

Wartopo, mewakili pihak perusahaan, mengatakan bahwa PT BTLA menyambut baik permintaan dari masyarakat. “Kalau mengacu ke aturan pemberian CSR tentunya paket sembako se-kabupaten. Tau saya lho, kalau memang ada bangunan fisik dan berupa uang mungkin itu dari perusahaan pusat,” terangnya.

RT, tokoh masyarakat Desa Wiralaga, mengatakan bahwa masyarakat sudah melakukan konsolidasi melalui diskusi dengan DPRD Mesuji untuk menjembatani ke pihak perusahaan. “Kami masyarakat siap bergerak, tinggal bagaimana dari PT BTLA menanggapinya, karena itu menjadi kewajiban mereka menyelesaikan permasalahan yang ada,” tegasnya.

(Mikael)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini