Beranda Berita terkini Viral Kasus Perundungan, LMP Pringsewu Ajak Seluruh Pihak Peduli Lingkungan Sosial Masyarakat

Viral Kasus Perundungan, LMP Pringsewu Ajak Seluruh Pihak Peduli Lingkungan Sosial Masyarakat

2556
0

Gambar Ilustrasi LMP Pringsewu Ajak Masyarakat Lebih peduli lingkungan sosial masyarakat. (Dok.Tim Media LMP)


PRINGSEWUhttp://Lampung.sumselnews.co.id Mencuatnya video viral yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap seorang remaja putri di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menuai perhatian dan kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Pringsewu.

Ketua LMP Pringsewu, Muhyin NP, melalui Sekretaris LMP Darmawan, S.Kom, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas insiden tersebut. Ia mengecam keras tindakan perundungan yang dinilai tidak hanya mencoreng nilai kemanusiaan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi perkembangan mental generasi muda.

“Kami sebagai organisasi kemasyarakatan sangat prihatin dan mengecam keras aksi perundungan tersebut. Kami mendorong pihak kepolisian untuk bertindak cepat dan responsif dalam menangani kasus ini, serta menegakkan hukum sesuai aturan yang berlaku,” ujar Darmawan, Minggu (20/4/2025), di Sekretariat LMP Pringsewu.

Darmawan juga menekankan pentingnya pembinaan terhadap para pelaku bila masih di bawah umur, tanpa mengesampingkan aspek keadilan bagi korban.

“Penegakan hukum perlu dibarengi dengan pendekatan pembinaan, terutama bila pelaku masih tergolong anak-anak. Namun tindakan tegas juga harus diberikan untuk memberi efek jera dan menjaga ketertiban sosial,” tegasnya.

Ia pun mengajak para orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial, khususnya terhadap pergaulan remaja di sekitar mereka.

“Ini menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih peduli dan aktif menjaga lingkungan dari potensi tindakan menyimpang. Mari bersama-sama kita ciptakan Pringsewu yang damai, aman, dan harmonis,” ajaknya.

Perkembangan Kasus: Polisi Sudah Periksa 7 Saksi

Diketahui, kasus ini saat ini tengah ditangani oleh Polres Pringsewu setelah orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut. Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa tujuh orang saksi terkait insiden yang terjadi pada Jumat malam (18/4/2025) di lapangan Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo.

Menurut hasil penyelidikan awal, motif dugaan perundungan diduga berkaitan dengan konflik asmara antara para remaja. Namun, hingga kini, polisi belum dapat memastikan penyebab utama karena korban, berinisial CHF (14), belum dapat dimintai keterangan langsung.

“Kami masih dalami kasus ini. Dugaan sementara terkait perebutan teman pria atau rasa cemburu. Tapi belum bisa dipastikan karena korban belum kami periksa langsung,” terang Kapolres.

Kasus ini menjadi viral setelah video kekerasan terhadap korban menyebar luas di media sosial. Dalam video, korban tampak dipukuli dan dipaksa bersujud serta mencium kaki pelaku, meski telah menangis dan meminta ampun.

Salah satu pelaku disebut bernama Intan, sebagaimana diungkap pihak keluarga korban. Sementara CHF diketahui merupakan pelajar asal Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Pringsewu masih melanjutkan proses penyelidikan dan menunggu pemeriksaan lebih lanjut terhadap korban maupun terduga pelaku.

Laporan: Tim Media LMP

BACA ; Kasus Perundungan Remaja Putri di Gadingrejo, Polres Pringsewu ; Motif Diduga Konflik Asmara 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini